AMSTERDAM MELARANG PENGGUNAAN GANJA DI JALANAN

Distrik Lampu Merah Yang Terkenal Di Amsterdam. Belanda. Akan Menjadi Area Bebas Ganja Mulai Musim Semi Ini. Mulai Pertengahan Mei. Merokok Ganja Akan Dilarang Di Ruang Terbuka Publik. Dan Merokok Hanya Akan Diizinkan Di Dalam Apa Yang Disebut “Kedai Kopi”. Menurut Dewan Kota. Di Balik Keputusan Kota Tersebut Terdapat Masalah Overtourism Serius Yang Mengancam Mata Pencaharian Penduduknya. Dewan Kota Mengumumkan

Ganja

Rabu Bahwa Sedang Mempertimbangkan Untuk Memperluas Area Larangan Merokok Ke Tempat Duduk Teras Luar Ruangan Di Kedai Kopi Jika Diperlukan. Aturan Baru Juga Memotong Jam Kerja Pekerja Seks Dari Jam 6 Pagi Sampai Jam 3 Pagi. Bar.

Kafe. Dan Restoran Juga Akan Dibatasi Hingga Pukul 02.00 Pada Hari Kerja Dan Pukul 04.00 Pada Hari Jumat. Dan Tidak Akan Dapat Menerima Pelanggan Baru Setelah Pukul 01.00. Selain Itu. Toko-toko Di Pusat Kota Dilarang Menjual Alkohol Setelah Pukul 16:00 Dari Kamis Hingga Minggu. Dan Alkohol Yang Ditampilkan Di Jendela Harus Disingkirkan Atau Ditutup.

See also  Cara Menggunakan Pinterest untuk Mendorong Lalu Lintas ke Situs Web Anda

Dewan Kota Juga Menegaskan Akan Memberlakukan Secara Tegas Larangan Minum Di Ruang Publik Yang Selama Ini Diberlakukan.

Penduduk Amsterdam Telah Lama Mengeluh Bahwa Kawasan Lampu Merah Dan Kawasan Pusat Kota Lainnya Di Pusat Kota Penuh Sesak Dengan Turis. Membuat Hidup Menjadi Sulit. Sekitar 18 Juta Turis Mengunjungi Amsterdam Setiap Tahun.

Kota Telah Melakukan Tindakan Pencegahan Selama Beberapa Waktu. Dan Tindakan Ini Adalah Bagian Dari Itu. Langkah-langkah Baru Akan Dipresentasikan Kepada Penduduk. Pemilik Bisnis. Dan Pihak Lain Yang Berkepentingan. Dan Pendapat Mereka Akan Dikumpulkan Dalam Waktu Empat Minggu. Berdasarkan Umpan Balik. Itu Akan Dibahas Di Dewan Kota Dan Akan Diterapkan Di Distrik Jendela Merah Sebelum Musim Panas Ini.

See also  Profil LinkedIn Anda: 22 Cara Menjadikannya Lebih Profesional

Masalah Overtourism Yang Mengganggu Warga

Langkah-langkah Tersebut Bertujuan Untuk Mengurangi Kemacetan Dan Masalah Terkait Di Distrik Lampu Merah. Kebijakan Toleran Pemerintah Belanda Pada “Obat-obatan Lunak” Seperti Ganja Dan Pendekatannya Untuk Melegalkan Dan Mengendalikan Prostitusi Telah Menjadikan Distrik Ini Sebagai Distrik Hiburan Yang Populer Bagi Para Turis.

Di Sisi Lain. Pemerintah Kota Mengkhawatirkan Orang-orang Yang Menikmati Ganja Dan Minum Dapat Nongkrong Berjam-jam Di Sekitar Kawasan Ini. Terutama Pada Malam Hari. Yang Berdampak Buruk Pada Kualitas Hidup Dan Keamanan Warga.

Untuk Mengurangi Gangguan Di Kawasan Lampu Merah. Kota Amsterdam Telah Melarang Minum Di Ruang Publik. Menggunakan Tuan Rumah. Memperkenalkan Jalan Satu Arah Selama Jam Sibuk. Menutup Beberapa Distrik. Dan Menggembar-gemborkan Orang Di Jalanan. Tentang Penanggulangan.

Dalam Beberapa Tahun Terakhir. Kota Amsterdam Berfokus Pada Mitigasi Dampak Overtourism Terhadap Penduduk Dan Komunitas Lokal. Misalnya. Untuk Memberi Tahu Wisatawan Bahwa Distrik Jendela Merah Juga Merupakan Kawasan Pemukiman. Kami Meluncurkan Kampanye Yang Disebut “we Live Here” Dan Menggunakan Poster Dan Baliho Untuk Membantu Warga Menjalani Kehidupan Yang Tenang. .

See also  SEJARAH SAUS PEDAS "SRIRACHA '', IMPIAN AMERIKA YANG DIRAIH OLEH IMIGRAN VIETNAM

Kota Ini Telah Meningkatkan Upayanya Dalam Beberapa Tahun Terakhir. Walikota Amsterdam Femka Halsema April Lalu Menyerukan Larangan Kedai Kopi Bagi Turis Asing Untuk Mengurangi Gangguan Yang Disebabkan Oleh Wisata Narkoba. Pada Bulan November. Wakil Walikota Sofyan Mubaraki Meluncurkan Kampanye Yang Mendesak Masyarakat Untuk Tidak Minum. Menggunakan Narkoba Dan Menggunakan Layanan Seks Di Kota.

Masih Belum Jelas Berapa Banyak Tindakan Yang Akan Berkontribusi Untuk Mengurangi Masalah Di Distrik Lampu Merah Setelah Diberlakukan Pada Pertengahan Mei. Tetapi Dewan Kota Sekali Lagi Memperjelas Tujuannya Untuk “Memurnikan Citra Amsterdam”. Menunjukkan Niat Anda.

You May Also Like

About the Author: author